hittheworld
do u wish to register to our forum..?
Username:
Password:
Log me on automatically each visit:
Latest topics
» Drakula Indo
Mon Dec 07, 2009 5:35 pm by brigette

» Vit c dan udang itu killer
Sat Nov 21, 2009 7:00 pm by d-4-donny

» ALIEN - UFO
Wed Nov 18, 2009 5:51 pm by brigette

» five minutes - selamat tinggal
Sat Nov 14, 2009 9:32 am by jeremy.R

» true blood
Thu Nov 12, 2009 1:32 pm by brigette

» Dartz Prombron mobil terkuat dan termahal
Thu Nov 12, 2009 1:30 pm by Roland456

» lily allen - whod have known
Thu Nov 12, 2009 1:23 pm by brigette

» godric the vampire sheriff 9 (dallas) - trueblood
Thu Nov 12, 2009 1:10 pm by brigette

» Udah pada tau gan kalo Patung Liberty sebenarnya ada 3
Thu Nov 12, 2009 1:04 pm by jeremy.R

December 2017
MonTueWedThuFriSatSun
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Calendar Calendar

Top posters
brigette (67)
 
ceacilia chelsy (45)
 
andrewsowhat (40)
 
jeremy.R (35)
 
d-4-donny (11)
 
Roland456 (3)
 
Mr.Admin (2)
 

Left comment..
MuSicZz



Fosil "Burung Darwin" Ditemukan di China

View previous topic View next topic Go down

Fosil "Burung Darwin" Ditemukan di China

Post by andrewsowhat on Sat Oct 17, 2009 1:45 pm



BEIJING, KOMPAS.com - Paleontolog China dan Inggris mengumumkan temuan fosil reptil terbang, pterosaurus, yang dipercaya hidup pada 65 juta hingga 220 juta tahun silam. Temuan itu menjadi kunci misteri keberadaan reptil terbang selama ini.

Temuan tersebut dijuluki Darwinopterus modularis, sebagai bentuk penghormatan mereka terhadap pencetus teori evolusi Charles Darwin. Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal terbitan Inggris, Proceedings of the Royal Society B, Rabu (14/10).

Fosil ditemukan di gunung batu, yang terbentuk 160 juta tahun silam di sisi utara China, awal tahun ini. Masa itu merupakan masa pertengahan dan akhir periode Jurassic. Selama ini para ahli hanya mengetahui dua kelompok reptil terbang, antara yang primitif dengan ekor panjang (disebut juga pterodactyls) dan yang lebih maju, yang berekor pendek.

Sementara itu, Darwinopterus menunjukkan tanda-tanda perantara antara keduanya. Darwinopterus menyerupai reptil yang mirip elang dengan kepala dan leher mirip pterosurus yang lebih maju. Namun, kumpulan tulang yang dikumpulkan para ahli menunjukkan bentuk-bentuk primitif.

Para ahli menyebutkan, temuan tersebut kemungkinan merupakan bukti dari apa yang dikenal sebagai evolusi modular, yaitu seleksi alam mendorong keseluruhan ciri untuk berubah secara cepat dibandingkan dengan yang lainnya.

"Temuan ini mengejutkan kami semua," kata paleontolog dari Universitas Leicester, Inggris, David Unwin, seperti dikutip AFP. Secara fisik, Darwinopterus berahang panjang, memiliki deret gigi tajam, dan leher yang bisa digerakkan fleksibel.

Para ahli menduga jenis itu bertahan hidup mengandalkan sayapnya dengan menangkap secara cepat mamalia kecil atau dinosaurus berbulu seukuran merpati cikal bakal burung masa kini. Para peneliti, yang diketuai ahli dari Institute of Ecology Beijing memercayai, pterosaurus merupakan contoh proses evolusi yang cepat, dimulai dari kepala dan leher, lalu diikuti tubuh, ekor, sayap, dan lengan.
avatar
andrewsowhat
Hitter
Hitter

Posts : 40
Join date : 2009-09-11
Age : 22
Location : Batam

View user profile http://www.ndrewsblog.blogspot.com

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum